LIVE MARKET --:--:--
Memuat data pasar & olahraga...
FLASH INFO
IINC Times: Portal Media Berita Siber Terbuka & Inklusif • Menyajikan Analisis Mendalam, Opini Kritis Mahasiswa, Inovasi Kampus, serta Kabar Pilihan Nusantara & Dunia Terkini
Sub-Kanal:

Berita Utama & Terkini

Kabar Pilihan Lainnya

Kabar Olahraga & Hiburan Pilihan

Semua Berita Terbit (Arsip Publikasi)

Tampilkan:
Halaman 1 dari 1 (0 Data)
Home > Nasional
Nasional

AKSARA KARYA oleh Tim KKN Tematik 84 Universitas Diponegoro Meriahkan Desa Gebugan Melalui Bazar UMKM dan Festival Seni Budaya

Tayang: 29 Agustus 2026 21:15 WIB
👁 8.471 Views
Penulis: IINC Times  |  Editor: Redaksi Pusat

Tim KKN Tematik 84 Desa Gebugan bersama dengan pemerintah desa Gebugan menyiapkan agenda festival yang mengajak seluruh UMKM dan kelompok kesenian di Desa Gebugan berupa Festival Aksara Karya Lereng Gunung Ungaran yang diharapkan menjadi pelopor festival kesenian dan UMKM tahunan di Desa Gebugan. Festival ini dilaksanakan di Embung Mudalsari, Desa Gebugan, Kec. Bergas, Kab. Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 22 Agustus 2026.

Festival ini mendapatkan dukungan dan antusiasme yang sangat besar dari pemerintah serta masyarakat Desa Gebugan dengan jumlah pengunjung mencapai ribuan orang. Festival dimulai dengan sambutan dari Koordinator Desa Tim KKN Tematik 84, dilanjutkan oleh Sekretaris Desa Gebugan yang mewakili perangkat desa Gebugan, dan Camat Kecamatan Bergas yang sekaligus membuka acara secara resmi. Acara semakin meriah ketika penari kuda lumping dan reog mulai memasuki panggung dan mengajak masyarakat untuk turut menyaksikan bersama. Tak hanya itu, pembawa acara juga mengajak peserta untuk berinteraksi langsung. 

Seluruh Embung Mudalsari dipenuhi oleh warga dari berbagai daerah. Tak lupa, mereka turut mengabadikan momen saat mencoba dan membeli beberapa produk UMKM di Desa Gebugan sebagai salah satu cara memasarkan dan memperkenalkan potensi usaha tersebut kepada masyarakat luas. Setiap penampil kesenian dan UMKM membawa kekhasan tersendiri sehingga menjadikan festival ini unik dan memberi makna tersendiri bagi semua orang. Ada yang menjual keripik, sate, donat, berbagai jenis es dan minuman manis, serta berbagai jenis makanan lainnya. 

Setiap peserta tari menampilkan usaha terbaik mereka. Bukan hanya melalui setiap gerakan 
yang mereka tampilan, tetapi juga pakaian dan alat musik yang mereka siapkan. Persiapan yang dilakukan pun tidak sedikit. Seluruh penampil tarian mempersiapkan penampilan mereka selama beberapa minggu sebelum ditampilkan. 

Seorang pemilik sanggar tari kuda lumping Turonggo Jati dari Dusun Bengkle, Wahyudi, mengatakan bahwa persiapan dilakukan selama kurang lebih seminggu. Mulai dari merancang tema tarian, membuat gerakan, menyiapkan kostum penari, hingga menyusun dekorasi penampilan. 

“Dari Turonggo Jati yang tampil ada 12 orang karena mengingat masih hari kerja, jadi belum bisa tampil full personil, ditambah 7 orang wiyogo atau penabuh dan 4 orang wirosuoro. Semua persiapan kami lakukan dalam seminggu tapi tidak berturut-turut, kurang lebih 3 sampai 4 kali latihan. Kami juga mempersiapkan kembang api untuk memeriahkan acara,” ungkapnya. 

Sementara pelaku UMKM tak pernah benar-benar menghitung berapa lama proses persiapannya. Saat ada waktu luang, warga mempersiapkan produk serta dekorasi tenant sedikit demi sedikit. Namun, kurang lebih sepekan sebelum acara, pelaku UMKM melakukan persiapan intensif untuk festival tersebut, mulai dari persiapan produk hingga dekorasi. 

Peserta dari salah satu pemilik UMKM unggulan Donat Gatri di Dusun Lempuyangan, Sriyatun, mengatakan bahwa mereka tidak hanya menjual donat yang merupakan produk utama mereka, juga memperkenalkan produk lain mereka yang berupa brownies lumer, agar-agar, dan es teh. 
“Rasanya semangat aja bikinnya saat persiapan mau jualan ke embung. Saya mulai persiapan dari jam 1 malam dan Alhamdulillah habis semua jualannya”, tutur Sriyatun.
 
Masyarakat mengapresiasi kreativitas tim KKN Tematik 84 Universitas Diponegoro yang mampu menjadikan festival ini bukan sekadar perayaan, juga mempersatukan masyarakat dari seluruh dusun di Desa Gebugan. Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat hingga akhir festival, masyarakat berharap Festival Aksara Karya dapat menjadi agenda tahunan dan mendapat dukungan dari pemerintah desa. (cpem)

IINC Times
KonInTime: IINC Times
Tim IINC Times
Syarat & Ketentuan Penulisan di IINC Times:

Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.

Syarat & Ketentuan Tentang IINC Times Disclaimer
Profil Resmi

Tentang IINC Times

iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun.

Tulisan atau berita yang ada di portal ini merupakan kontribusi dari penulis lepas (freelance contributor / jurnalis warga) dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia melalui platform keterbukaan informasi publik.

PEMBERITAHUAN PENTING & WASPADA OKNUM:
Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan, Kartu Pers, maupun Press ID Card dalam bentuk apa pun.

Visi & Misi

IINC Times hadir sebagai ruang terbuka dan independen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karya literasi mahasiswa, pemikiran akademis, serta liputan daerah tanpa batasan birokrasi yang kaku.

Pedoman & Kebijakan

Pedoman Redaksi & Ketentuan Penulisan

Setiap kontributor, penulis opini, dan pembuat konten yang mempublikasikan karya di iinctimes.com wajib menyetujui dan mematuhi syarat ketentuan redaksi berikut:

1. Hak Cipta dan Keaslian Tulisan

Semua karya yang dikirimkan harus orisinal, bebas plagiasi, dan tidak melanggar hak cipta intelektual pihak mana pun. Segala klaim hak cipta dari pihak ketiga merupakan tanggung jawab penuh penulis naskah.

2. Larangan Konten SARA, Fitnah, dan Hoaks

Konten tidak boleh memuat ujaran kebencian, diskriminasi SARA, pencemaran nama baik, pornografi, informasi menyesatkan/palsu (hoaks), maupun muatan yang melanggar ketentuan hukum di Republik Indonesia.

3. Status Kontributor (KonInTime)

Penulis adalah kontributor independen lepas. IINC Times tidak menerbitkan kartu tanda pengenal pers kepada kontributor dan kontributor dilarang menyalahgunakan nama IINC Times untuk meminta fasilitas, imbalan, atau melakukan intimidasi kepada narasumber.

4. Hak Moderasi dan Klarifikasi

Redaksi berhak menghapus, menyunting tata letak, atau membatalkan penayangan naskah yang menuai sanggahan fakta atau bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan regulasi perundang-undangan.

Pernyataan Hukum

Penyangkalan (Disclaimer)

PEMBERITAHUAN RESMI:
iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers / Press ID Card.

1. Tanggung Jawab Isi Konten

Seluruh opini, naskah rilis, analisis, dan karya tulisan merupakan sudut pandang personal masing-masing kontributor. Tanggung jawab hukum atas isi tulisan berada sepenuhnya pada penulis yang bersangkutan.

2. Tujuan Informasi Umum

Materi yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. IINC Times tidak bertanggung jawab atas segala kerugian material maupun immateriel akibat penggunaan informasi dari situs ini.

3. Tautan Eksternal

Situs ini mungkin menyertakan tautan menuju situs pihak ketiga. IINC Times tidak bertanggung jawab atas keakuratan isi atau kebijakan privasi pada situs-situs eksternal tersebut.

Layanan Redaksi

Hubungi Redaksi IINC Times

Pusat Layanan Media Komunitas • Jakarta, Indonesia
Email Layanan Redaksi & Hak Jawab: redaksi@iinctimes.com

SECURITY GATEWAY

Autentikasi Redaksi

Masukkan password & kode keamanan untuk membuka dashboard.