LIVE MARKET --:--:--
Memuat data pasar & olahraga...
FLASH INFO
IINC Times: Portal Media Berita Siber Terbuka & Inklusif • Menyajikan Analisis Mendalam, Opini Kritis Mahasiswa, Inovasi Kampus, serta Kabar Pilihan Nusantara & Dunia Terkini
Sub-Kanal:

Berita Utama & Terkini

Kabar Pilihan Lainnya

Kabar Olahraga & Hiburan Pilihan

Semua Berita Terbit (Arsip Publikasi)

Tampilkan:
Halaman 1 dari 1 (0 Data)
Home > Nasional
Nasional

65 Tahun FKIP Unsri: Dari Mencetak Guru hingga Membentuk Generasi Bernalar di Era Perubahan

Tayang: 12 Oktober 2026 01:57 WIB
👁 1.552 Views
Penulis: ¹Husnul Khotimah Yas, ²Syinta Syabila  |  Editor: Eko Wirtanto

Memasuki usia ke-65 pada Oktober 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya menandai perjalanan panjangnya sebagai institusi yang terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan. Enam puluh lima tahun perjalanan tersebut bukan sekadar penanda usia, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kontribusi, menghargai berbagai capaian, serta memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan.

Puncak perayaan Dies Natalis ke-65 FKIP Unsri yang berlangsung di Gedung Serbaguna FKIP Unsri, Indralaya, Rabu, 7 Oktober 2026, menjadi ruang refleksi atas perjalanan fakultas dalam menjaga integritas akademik, mengembangkan inovasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mengusung tema "Menguatkan Integritas, Mengembangkan Inovasi, dan Memberi Dampak Nyata untuk FKIP Unsri Bereputasi Global", peringatan ini menegaskan bahwa keberhasilan FKIP Unsri dibangun melalui kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

Berbagai capaian dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, pengelola jurnal ilmiah, serta organisasi mahasiswa menjadi bagian dari perjalanan FKIP Unsri selama 65 tahun. Setiap prestasi bukan hanya menjadi pencapaian akhir, tetapi juga menjadi refleksi untuk memperkuat budaya akademik dan menghadirkan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Salah satu bidang yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsri. Melalui penguatan akademik, inovasi pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kemampuan bernalar, Pendidikan Matematika FKIP Unsri menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan fakultas menghadapi tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.

Dulu: Merintis Pendidikan dari Sebuah Kebutuhan

Perjalanan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan masyarakat terhadap tenaga pendidik yang berkualitas. Langkah awal tersebut dimulai melalui pendirian Kursus B-I Bahasa Inggris Negeri Palembang pada 1 Oktober 1958. Semangat pengembangan pendidikan guru kemudian semakin kuat melalui pembentukan Panitia Persiapan Pendirian FKIP Swasta Palembang pada 7 Juli 1960. Pada 13 Juni 1961, FKIP Swasta Palembang resmi dinegerikan melalui Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 6 Tahun 1961 dan bergabung dengan Universitas Sriwijaya sebagai FKIP Unsri.

Seiring perkembangan kebutuhan pendidikan, FKIP Unsri terus memperluas bidang keilmuan, termasuk pengembangan rumpun ilmu eksakta yang menjadi salah satu pijakan bagi berkembangnya Pendidikan Matematika FKIP Unsri. Sejak awal perkembangannya, Pendidikan Matematika tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep dan rumus, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kemampuan berpikir logis, sistematis, dan pemecahan masalah.

Dari pembelajaran yang sebelumnya banyak menggunakan media sederhana seperti papan tulis dan buku, Pendidikan Matematika FKIP Unsri terus mengalami transformasi mengikuti perkembangan zaman. Pembelajaran matematika kini tidak hanya diarahkan pada kemampuan memperoleh jawaban, tetapi juga pada proses memahami konsep, menyusun alasan, dan membangun kemampuan bernalar.

Penguatan bidang akademik tersebut semakin terlihat melalui pembukaan Program Magister Pendidikan Matematika pada tahun akademik 2006/2007 dan Program Doktor Pendidikan Matematika pada tahun akademik 2015/2016. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan matematika tidak lagi hanya berbicara mengenai bagaimana mengajarkan matematika, tetapi bagaimana membangun cara berpikir yang relevan untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Ketika Matematika Tidak Lagi Sekadar Angka dan Rumus

Banyak orang mengenal matematika sebagai pelajaran tentang angka, rumus, dan jawaban benar atau salah. Padahal, pendidikan matematika memiliki makna yang jauh lebih luas. Matematika melatih manusia untuk mengenali pola, menyusun alasan, memecahkan masalah, serta mengambil keputusan secara logis.

Cara pandang tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan Pendidikan Matematika FKIP Unsri yang terus mendorong pembelajaran matematika inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Salah satu karakter kuat dalam pengembangan keilmuan tersebut terlihat melalui Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI).   

Melalui pendekatan PMRI, matematika tidak hanya dipahami sebagai kumpulan rumus yang harus dihafalkan, tetapi sebagai proses berpikir yang dibangun melalui pengalaman nyata peserta didik. Konsep matematika dikembangkan melalui konteks kehidupan, eksplorasi, diskusi, dan pemecahan masalah sehingga peserta didik mampu memahami alasan di balik suatu konsep, bukan sekadar memperoleh jawaban akhir. Di sinilah pendidikan matematika menemukan maknanya: matematika bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi tentang proses berpikir yang membentuk manusia.

Perkembangan tersebut juga memperkuat posisi Pendidikan Matematika FKIP Unsri sebagai bidang akademik yang terus menghasilkan gagasan dan inovasi dalam pendidikan matematika. Melalui penelitian, pengembangan teknologi pembelajaran, serta kolaborasi akademik, pengembangan pendidikan matematika tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Kini: Menguatkan Integritas, Mengembangkan Inovasi, dan Memberi Dampak Nyata

Memasuki usia ke-65 tahun, FKIP Unsri tidak hanya melihat masa lalu sebagai sejarah, tetapi menjadikannya sebagai pijakan untuk menghadapi masa depan. Dies Natalis ke-65 FKIP Unsri menjadi ruang refleksi atas berbagai capaian sekaligus bentuk apresiasi terhadap seluruh pihak yang membangun fakultas ini. Sebuah institusi pendidikan tidak tumbuh karena kerja satu pihak saja.  

Di balik setiap pencapaian terdapat kontribusi dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, pengelola jurnal ilmiah, organisasi mahasiswa, serta berbagai mitra pendidikan. Mereka membentuk ekosistem akademik yang membuat pendidikan terus bergerak. Penguatan iklim akademik juga menjadi bagian penting melalui berbagai kegiatan ilmiah yang menghadirkan ruang bertukar gagasan, penelitian, dan kolaborasi. Dalam konteks tersebut, Pendidikan Matematika FKIP Unsri menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi terus dikembangkan.

Saat ini, pembelajaran matematika tidak lagi terbatas pada papan tulis dan buku teks. Pembelajaran berkembang melalui berbagai pendekatan, seperti pembelajaran berbasis masalah, penguatan literasi numerasi, penggunaan media digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Transformasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan matematika tidak hanya menjaga tradisi keilmuan, tetapi juga terus beradaptasi untuk menjawab kebutuhan zaman. Bayangkan seorang mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Unsri hari ini. Ia tidak hanya belajar memahami teori matematika di ruang kelas, tetapi juga berhadapan dengan teknologi digital, aplikasi pembelajaran, penelitian pendidikan, hingga tantangan bagaimana membuat matematika lebih dekat dengan kehidupan siswa. Perubahan tersebut menggambarkan bahwa menjadi pendidik matematika saat ini bukan hanya tentang mampu menjelaskan rumus, tetapi tentang mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna.

Kepemimpinan Akademik dan Budaya Mutu

Capaian sebuah institusi pendidikan pada akhirnya tidak hanya terlihat dari dokumen mutu, jumlah program, atau berbagai penghargaan yang diperoleh. Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya terlihat dari manusia yang tumbuh di dalamnya: pemimpin akademik yang menjaga mutu, mahasiswa yang berprestasi, serta alumni yang membawa nilai pendidikan ke masyarakat.

Salah satu bentuk penguatan budaya mutu tersebut terlihat melalui penghargaan Korprodi Terbaik II yang diraih oleh Prof. Dr. Hapizah, S.Pd., M.T., selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unsri. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap kepemimpinan akademik dalam menjaga mutu program studi, memperkuat tata kelola, mengembangkan inovasi, serta mengarahkan Pendidikan Matematika FKIP Unsri menuju perkembangan yang berkelanjutan.

Selain kepemimpinan akademik, capaian mahasiswa juga menjadi gambaran keberhasilan proses pendidikan yang berlangsung. Dalam Seleksi Mahasiswa Berprestasi FKIP Unsri 2026, Muhammad Ridho Rahman, S.Pd., mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri, berhasil meraih Juara III kategori Mahasiswa Berprestasi Pascasarjana. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menguasai keilmuan pendidikan matematika, tetapi juga dikembangkan menjadi individu yang memiliki kreativitas, kepemimpinan, dan daya saing akademik.

Prestasi lain juga ditorehkan oleh Yunni Artha, mahasiswa Program Magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri, yang berhasil memperoleh medali perunggu dalam Lomba Inovasi Media dan Pembelajaran Matematika yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pascasarjana Pendidikan Matematika Indonesia (PPPMI). Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan pendidikan matematika, khususnya dalam menghadirkan metode dan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Dampak pendidikan juga terlihat melalui keberhasilan alumni. Fitri Ramadhani, M.Pd., alumni Magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri, memperoleh penghargaan sebagai Alumni Berprestasi pada Dies Natalis ke-65 FKIP Unsri. Keberhasilan alumni menjadi pengingat bahwa proses pendidikan tidak berhenti ketika seseorang meninggalkan kampus. Nilai, ilmu, dan pengalaman yang diperoleh terus berkembang melalui kontribusi mereka di masyarakat.

Kontribusi Pendidikan Matematika FKIP Unsri dalam memperkuat literasi matematika juga diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan akademik berskala nasional. Salah satunya melalui Kompetisi Literasi Matematika (KLM) XIV yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat budaya literasi matematika sekaligus memperluas kontribusi program studi dalam pengembangan pendidikan matematika di Indonesia.

Berbagai capaian tersebut menggambarkan bahwa Pendidikan Matematika FKIP Unsri tidak hanya berkembang sebagai program studi yang menghasilkan pendidik, tetapi juga sebagai lingkungan akademik yang membangun budaya mutu, mendorong inovasi, dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan pendidikan.

Menuju Reputasi Global: Ketika Mutu Bertemu Inovasi

Reputasi global tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui budaya mutu yang dijaga secara konsisten. Pendidikan Matematika FKIP Unsri terus mengalami transformasi melalui penguatan mutu akademik di berbagai jenjang pendidikan. Program Sarjana Pendidikan Matematika telah memperoleh akreditasi Unggul, sementara Program Magister Pendidikan Matematika dan Program Doktor Pendidikan Matematika terus memperkuat kualitas akademiknya melalui pengakuan mutu pada masing-masing jenjang.

Selain penguatan mutu akademik, Pendidikan Matematika FKIP Unsri juga terus memperluas jejaring kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional. Kerja sama dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, konferensi, dan pengembangan kompetensi mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi program studi dalam perkembangan pendidikan matematika global. Tradisi pengembangan keilmuan tersebut juga terlihat melalui kontribusi Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), yang menjadi salah satu karakter penting dalam pengembangan riset dan inovasi pembelajaran matematika di FKIP Unsri.

Salah satu capaian penting Pendidikan Matematika FKIP Unsri adalah keberhasilan memperoleh akreditasi internasional ASIIN pada tahun 2024 serta akreditasi Unggul dari

LAMDIK pada tahun 2025. Namun, reputasi tidak hanya berbicara tentang sertifikat atau penghargaan. Reputasi juga dibangun melalui penelitian yang relevan, inovasi pembelajaran, serta kemampuan menghadirkan solusi bagi persoalan pendidikan.

Nanti: Ketika Mesin Semakin Cerdas, Manusia Harus Semakin Bernalar

Perjalanan 65 tahun FKIP Unsri bukanlah akhir, tetapi awal untuk menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara manusia belajar dan bekerja. Jika mesin mampu menghitung lebih cepat dan menghasilkan informasi dalam hitungan detik, mengapa manusia masih perlu belajar matematika? Karena matematika bukan hanya tentang menemukan jawaban yang benar. Matematika adalah tentang melatih manusia untuk bertanya, berpikir, dan memahami alasan di balik sebuah jawaban.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, tantangan pendidikan matematika bukan sekadar bagaimana mengajarkan konsep, tetapi bagaimana membentuk manusia yang mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan secara bijak. Ketika mesin semakin cepat menghitung, manusia harus semakin kuat bernalar. Inilah arah pendidikan matematika masa depan: bukan bersaing dengan teknologi, tetapi menjadikan teknologi sebagai mitra untuk memperkuat kemampuan manusia.

Pendidikan Matematika FKIP Unsri memiliki peran penting dalam menghadirkan generasi yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan mengambil keputusan secara bijak sebagai manusia yang bernalar.

65 Tahun FKIP Unsri: Menyiapkan Generasi Masa Depan

Enam puluh lima tahun FKIP Universitas Sriwijaya bukan hanya cerita tentang masa lalu. Ia adalah perjalanan tentang bagaimana pendidikan terus beradaptasi menghadapi perubahan. Dari mencetak guru pada masa awal berdirinya hingga tantangan membentuk generasi yang mampu bernalar di era kecerdasan buatan, FKIP Unsri menunjukkan bahwa pendidikan selalu memiliki satu tujuan: menyiapkan manusia untuk menghadapi masa depan.

Dulu, FKIP Unsri membangun fondasi pendidikan dari kebutuhan masyarakat. Kini, FKIP Unsri memperkuat integritas, mengembangkan inovasi, dan memberikan dampak nyata melalui kerja bersama seluruh sivitas akademika. Nanti, FKIP Unsri diharapkan terus menjadi tempat lahirnya pendidik, ilmuwan pendidikan, dan inovator pembelajaran yang mampu menjawab tantangan zaman. Sebab pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan hari ini, tetapi tentang manusia seperti apa yang akan dibentuk untuk menghadapi masa depan. 

Selamat Dies Natalis ke-65 FKIP Universitas Sriwijaya.

Menguatkan Integritas.

Mengembangkan Inovasi.

Memberi Dampak Nyata.

 

¹Husnul Khotimah Yas, ²Syinta Syabila
KonInTime: ¹Husnul Khotimah Yas, ²Syinta Syabila
Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya
Syarat & Ketentuan Penulisan di IINC Times:

Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.

Syarat & Ketentuan Tentang IINC Times Disclaimer
Profil Resmi

Tentang IINC Times

iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun.

Tulisan atau berita yang ada di portal ini merupakan kontribusi dari penulis lepas (freelance contributor / jurnalis warga) dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia melalui platform keterbukaan informasi publik.

PEMBERITAHUAN PENTING & WASPADA OKNUM:
Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan, Kartu Pers, maupun Press ID Card dalam bentuk apa pun.

Visi & Misi

IINC Times hadir sebagai ruang terbuka dan independen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karya literasi mahasiswa, pemikiran akademis, serta liputan daerah tanpa batasan birokrasi yang kaku.

Pedoman & Kebijakan

Pedoman Redaksi & Ketentuan Penulisan

Setiap kontributor, penulis opini, dan pembuat konten yang mempublikasikan karya di iinctimes.com wajib menyetujui dan mematuhi syarat ketentuan redaksi berikut:

1. Hak Cipta dan Keaslian Tulisan

Semua karya yang dikirimkan harus orisinal, bebas plagiasi, dan tidak melanggar hak cipta intelektual pihak mana pun. Segala klaim hak cipta dari pihak ketiga merupakan tanggung jawab penuh penulis naskah.

2. Larangan Konten SARA, Fitnah, dan Hoaks

Konten tidak boleh memuat ujaran kebencian, diskriminasi SARA, pencemaran nama baik, pornografi, informasi menyesatkan/palsu (hoaks), maupun muatan yang melanggar ketentuan hukum di Republik Indonesia.

3. Status Kontributor (KonInTime)

Penulis adalah kontributor independen lepas. IINC Times tidak menerbitkan kartu tanda pengenal pers kepada kontributor dan kontributor dilarang menyalahgunakan nama IINC Times untuk meminta fasilitas, imbalan, atau melakukan intimidasi kepada narasumber.

4. Hak Moderasi dan Klarifikasi

Redaksi berhak menghapus, menyunting tata letak, atau membatalkan penayangan naskah yang menuai sanggahan fakta atau bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan regulasi perundang-undangan.

Pernyataan Hukum

Penyangkalan (Disclaimer)

PEMBERITAHUAN RESMI:
iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers / Press ID Card.

1. Tanggung Jawab Isi Konten

Seluruh opini, naskah rilis, analisis, dan karya tulisan merupakan sudut pandang personal masing-masing kontributor. Tanggung jawab hukum atas isi tulisan berada sepenuhnya pada penulis yang bersangkutan.

2. Tujuan Informasi Umum

Materi yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. IINC Times tidak bertanggung jawab atas segala kerugian material maupun immateriel akibat penggunaan informasi dari situs ini.

3. Tautan Eksternal

Situs ini mungkin menyertakan tautan menuju situs pihak ketiga. IINC Times tidak bertanggung jawab atas keakuratan isi atau kebijakan privasi pada situs-situs eksternal tersebut.

Layanan Redaksi

Hubungi Redaksi IINC Times

Pusat Layanan Media Komunitas • Jakarta, Indonesia
Email Layanan Redaksi & Hak Jawab: redaksi@iinctimes.com

SECURITY GATEWAY

Autentikasi Redaksi

Masukkan password & kode keamanan untuk membuka dashboard.