JAKARTA, IINC TIMES —
Mahasiswa KKN Kelompok 24 Universitas Abulyatama, Auliatun Nufus, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Penguatan Branding UMKM & Digitalisasi” di Desa Keuneu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meningkatkan identitas usaha sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Auliatun Nufus memberikan pendampingan kepada dua UMKM lokal, yaitu Zakir Kupi dan Jambo Kupi. Penguatan branding dilakukan melalui pembuatan dan pemasangan spanduk usaha yang dirancang agar nama dan identitas kedua kedai lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Pembuatan spanduk menjadi salah satu langkah sederhana dalam meningkatkan daya tarik visual UMKM. Dengan adanya spanduk yang jelas dan informatif, masyarakat yang melintas di sekitar lokasi dapat lebih mudah mengetahui keberadaan serta identitas kedai.
Selain melalui media fisik, program ini juga berfokus pada digitalisasi UMKM melalui pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps. Auliatun Nufus membantu memperkenalkan dan mendaftarkan lokasi Zakir Kupi dan Jambo Kupi agar dapat ditemukan secara lebih mudah oleh masyarakat melalui pencarian Google Maps.
Dengan tersedianya titik lokasi kedai di Google Maps, pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai keberadaan usaha dan menemukan lokasi kedai dengan bantuan navigasi digital. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan, khususnya bagi masyarakat yang belum mengetahui lokasi kedua UMKM tersebut.
Digitalisasi melalui Google Maps juga menjadi upaya untuk meningkatkan kehadiran UMKM desa di ruang digital. Keberadaan lokasi usaha secara daring memungkinkan informasi mengenai kedai lebih mudah ditemukan ketika masyarakat melakukan pencarian tempat makan atau kedai kopi di sekitar wilayah Desa Keuneu Eu.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Auliatun Nufus turut melakukan wawancara singkat dengan pelaku UMKM untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap program pendampingan yang diberikan. Hasil wawancara menunjukkan respons yang positif. Pelaku UMKM menyambut baik adanya pembuatan spanduk dan titik lokasi di Google Maps karena dinilai dapat membantu usaha mereka menjadi lebih mudah dikenali dan ditemukan oleh pelanggan.
Pelaku usaha juga mengapresiasi pendampingan mahasiswa KKN karena sebelumnya belum terlalu memahami pentingnya keberadaan usaha di platform digital. Dengan adanya titik lokasi di Google Maps, mereka berharap pelanggan dapat lebih mudah menemukan kedai dan semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan usaha mereka.
Bagi Auliatun Nufus, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada pelaku UMKM melalui langkah yang sederhana tetapi memiliki manfaat jangka panjang. Spanduk digunakan untuk memperkuat identitas usaha secara langsung, sedangkan Google Maps dimanfaatkan untuk memperkuat keberadaan UMKM di dunia digital.
Program “Penguatan Branding UMKM & Digitalisasi” menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi KKN Kelompok 24 Universitas Abulyatama dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat Desa Keuneu Eu. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengikuti perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan peluang usaha untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan KKN Kelompok 24 Universitas Abulyatama di Desa Keuneu Eu berlangsung sejak 10 Agustus hingga 10 September 2026. Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan berbagai program kerja yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha setempat.
Melalui program ini, Auliatun Nufus berharap Zakir Kupi dan Jambo Kupi dapat semakin dikenal, memiliki identitas usaha yang lebih kuat, serta lebih mudah ditemukan oleh pelanggan melalui Google Maps. Langkah sederhana tersebut diharapkan menjadi awal bagi UMKM desa untuk terus berkembang dan memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan usahanya.
“Dari spanduk yang memperkuat identitas, hingga Google Maps yang memperluas jangkauan—UMKM desa siap melangkah lebih jauh di era digital.”
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.













