LIVE MARKET --:--:--
Memuat data pasar & olahraga...
FLASH INFO
IINC Times: Portal Media Berita Siber Terbuka & Inklusif • Menyajikan Analisis Mendalam, Opini Kritis Mahasiswa, Inovasi Kampus, serta Kabar Pilihan Nusantara & Dunia Terkini
Sub-Kanal:

Berita Utama & Terkini

Kabar Pilihan Lainnya

Kabar Olahraga & Hiburan Pilihan

Semua Berita Terbit (Arsip Publikasi)

Tampilkan:
Halaman 1 dari 1 (0 Data)
Home > Mahasiswa - Inovasi
Mahasiswa - Inovasi

TIM PKM-K Mahasiswa USU Kembangkan DURIOFOAM, Cup Ramah Lingkungan Berbahan Limbah Durian

Tayang: 06 September 2026 13:00 WIB
👁 8.393 Views
Penulis: Nurul Hanifah Nasution, Arraya Badawi Rahman Nasution, Tiara Anggun Mashanda, dan Sri Hanifah  |  Editor: Redaksi Pusat

Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menghadirkan sebuah inovasi berbasis lingkungan melalui Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang diberi nama DURIOFOAM ini merupakan produk cup biofoam yang memanfaatkan limbah biji dan kulit durian sebagai bahan baku. Produk tersebut dikembangkan sebagai alternatif pengganti cup styrofoam dengan mengedepankan aspek ramah lingkungan, keamanan penggunaan, serta potensi peningkatan nilai ekonomi limbah.


Inovasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan kemasan minuman sekali pakai yang masih menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Styrofoam banyak digunakan karena memiliki karakteristik ringan, praktis, dan relatif ekonomis. Namun, material tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai sehingga berpotensi menyebabkan penumpukan limbah dan memperburuk pencemaran lingkungan. Di sisi lain, penggunaan styrofoam sebagai wadah pangan juga menimbulkan perhatian terkait kemungkinan migrasi senyawa tertentu, termasuk stirena, terutama apabila penggunaannya tidak sesuai dengan kondisi yang dianjurkan. Permasalahan tersebut menjadi salah satu alasan tim mengembangkan alternatif kemasan berbasis bahan alami.


Sumatera Utara memiliki potensi limbah durian yang cukup besar sehingga tim melihat peluang untuk mengolahnya menjadi bahan bernilai guna. Dalam DURIOFOAM, biji durian dimanfaatkan sebagai sumber pati, sedangkan kulit durian digunakan sebagai sumber selulosa. Pemanfaatan kedua bagian buah tersebut menjadi keunggulan tersendiri karena pati dan selulosa dapat diperoleh dari satu sumber limbah yang sama. Kondisi ini berpotensi menyederhanakan penyediaan bahan baku dibandingkan dengan produk biofoam yang menggunakan limbah dari jenis bahan yang berbeda.


DURIOFOAM dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Kimia USU yang terdiri atas Nurul Hanifah Nasution, Arraya Badawi Rahman Nasution, Tiara Anggun Mashanda, dan Sri Hanifah. Pengembangan produk dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari formulasi bahan, pembuatan produk, pengujian karakteristik, hingga penyusunan strategi pemasaran berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pasar.


Untuk memastikan kualitas produk, tim melakukan sejumlah pengujian terhadap karakteristik DURIOFOAM. Pengujian tersebut mencakup **ketahanan terhadap air, kekuatan mekanik, serta kemampuan terurai secara alami (biodegradabilitas)**. Berbagai parameter tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menghasilkan *cup* biofoam yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki karakteristik yang sesuai untuk digunakan sebagai kemasan minuman.


“**Kami ingin membuktikan melalui DURIOFOAM bahwa limbah yang selama ini kurang dimanfaatkan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain membantu mengurangi limbah, kami berharap DURIOFOAM dapat menjadi alternatif dalam mengurangi penggunaan *styrofoam*.**” ujar salah satu anggota tim.


Selain berfokus pada aspek pengembangan produk, tim juga melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pemasaran dan pengenalan produk kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan melalui survei pasar, komunikasi dengan pelaku usaha minuman, serta kampanye mengenai pentingnya penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan melalui media sosial.


Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, perhatian masyarakat terhadap isu lingkungan menunjukkan kecenderungan yang positif. Minat terhadap penggunaan kemasan ramah lingkungan juga semakin terbuka, khususnya terhadap produk yang mampu menawarkan kualitas penggunaan yang sebanding dengan kemasan konvensional. Hasil tersebut menjadi salah satu dasar bagi tim untuk melihat adanya peluang pasar bagi DURIOFOAM sebagai produk kemasan alternatif.


Dosen pembimbing, Ir. Erni Misran, S.T., M.T., Ph.D., turut memberikan apresiasi terhadap pengembangan DURIOFOAM. Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan penerapan pengetahuan dan kreativitas mahasiswa dalam mengolah permasalahan lingkungan menjadi sebuah peluang yang memiliki nilai tambah.


“DURIOFOAM menjadi salah satu contoh bahwa potensi limbah lokal dapat dikembangkan menjadi produk inovatif yang memiliki nilai tambah. Melalui inovasi seperti ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga dapat mengembangkan semangat kewirausahaan yang memperhatikan aspek keberlanjutan.” ujarnya.


Dalam memperkenalkan produk kepada calon konsumen, tim memanfaatkan media sosial sebagai media promosi sekaligus sarana edukasi mengenai pentingnya penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, tim juga melakukan pendekatan kepada sejumlah coffee shop, UMKM minuman, serta pelaku usaha kuliner yang berpotensi menjadi mitra dalam penggunaan DURIOFOAM.


Strategi tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan DURIOFOAM secara lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha. Dengan demikian, produk tidak hanya dikembangkan dari sisi teknologi dan kualitas, tetapi juga diarahkan untuk memiliki keberlanjutan dari sisi pasar dan penerimaan konsumen.


Ke depannya, tim DURIOFOAM berencana untuk terus melakukan pengembangan produk melalui peningkatan kualitas, penyempurnaan formulasi, perluasan jaringan kemitraan, serta optimalisasi pemanfaatan limbah durian sebagai bahan baku yang berkelanjutan.


Lebih dari sekadar produk cup biofoam, DURIOFOAM diharapkan dapat menjadi representasi bahwa limbah lokal memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Inovasi ini juga menunjukkan bahwa kreativitas mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi terhadap permasalahan lingkungan sekaligus membuka peluang kewirausahaan yang berorientasi pada keberlanjutan.


Melalui DURIOFOAM, mahasiswa Universitas Sumatera Utara berupaya menunjukkan bahwa inovasi berbasis potensi lokal dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas. Pemanfaatan limbah biji dan kulit durian tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap bahan yang sebelumnya kurang termanfaatkan, tetapi juga menjadi langkah untuk mendorong penggunaan alternatif kemasan yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.


Artikel ini merupakan publikasi Program Kreativitas Mahasiswa-Kewirausahaan (PKM-K) Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dengan Dosen Pembimbing Ir. Erni Misran, S.T., M.T., Ph.D.

Nurul Hanifah Nasution, Arraya Badawi Rahman Nasution, Tiara Anggun Mashanda, dan Sri Hanifah
KonInTime: Nurul Hanifah Nasution, Arraya Badawi Rahman Nasution, Tiara Anggun Mashanda, dan Sri Hanifah
Mahasiswa
Syarat & Ketentuan Penulisan di IINC Times:

Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.

Syarat & Ketentuan Tentang IINC Times Disclaimer
Profil Resmi

Tentang IINC Times

iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun.

Tulisan atau berita yang ada di portal ini merupakan kontribusi dari penulis lepas (freelance contributor / jurnalis warga) dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia melalui platform keterbukaan informasi publik.

PEMBERITAHUAN PENTING & WASPADA OKNUM:
Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan, Kartu Pers, maupun Press ID Card dalam bentuk apa pun.

Visi & Misi

IINC Times hadir sebagai ruang terbuka dan independen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karya literasi mahasiswa, pemikiran akademis, serta liputan daerah tanpa batasan birokrasi yang kaku.

Pedoman & Kebijakan

Pedoman Redaksi & Ketentuan Penulisan

Setiap kontributor, penulis opini, dan pembuat konten yang mempublikasikan karya di iinctimes.com wajib menyetujui dan mematuhi syarat ketentuan redaksi berikut:

1. Hak Cipta dan Keaslian Tulisan

Semua karya yang dikirimkan harus orisinal, bebas plagiasi, dan tidak melanggar hak cipta intelektual pihak mana pun. Segala klaim hak cipta dari pihak ketiga merupakan tanggung jawab penuh penulis naskah.

2. Larangan Konten SARA, Fitnah, dan Hoaks

Konten tidak boleh memuat ujaran kebencian, diskriminasi SARA, pencemaran nama baik, pornografi, informasi menyesatkan/palsu (hoaks), maupun muatan yang melanggar ketentuan hukum di Republik Indonesia.

3. Status Kontributor (KonInTime)

Penulis adalah kontributor independen lepas. IINC Times tidak menerbitkan kartu tanda pengenal pers kepada kontributor dan kontributor dilarang menyalahgunakan nama IINC Times untuk meminta fasilitas, imbalan, atau melakukan intimidasi kepada narasumber.

4. Hak Moderasi dan Klarifikasi

Redaksi berhak menghapus, menyunting tata letak, atau membatalkan penayangan naskah yang menuai sanggahan fakta atau bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan regulasi perundang-undangan.

Pernyataan Hukum

Penyangkalan (Disclaimer)

PEMBERITAHUAN RESMI:
iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers / Press ID Card.

1. Tanggung Jawab Isi Konten

Seluruh opini, naskah rilis, analisis, dan karya tulisan merupakan sudut pandang personal masing-masing kontributor. Tanggung jawab hukum atas isi tulisan berada sepenuhnya pada penulis yang bersangkutan.

2. Tujuan Informasi Umum

Materi yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. IINC Times tidak bertanggung jawab atas segala kerugian material maupun immateriel akibat penggunaan informasi dari situs ini.

3. Tautan Eksternal

Situs ini mungkin menyertakan tautan menuju situs pihak ketiga. IINC Times tidak bertanggung jawab atas keakuratan isi atau kebijakan privasi pada situs-situs eksternal tersebut.

Layanan Redaksi

Hubungi Redaksi IINC Times

Pusat Layanan Media Komunitas • Jakarta, Indonesia
Email Layanan Redaksi & Hak Jawab: redaksi@iinctimes.com

SECURITY GATEWAY

Autentikasi Redaksi

Masukkan password & kode keamanan untuk membuka dashboard.