JAKARTA, IINC TIMES —
Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama ini lebih banyak dikenal sebagai wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, bagian yang tidak dapat terpisahkan dari proses Pendidikan perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang telah dipelajari tetapi juga untuk turun langsung berinteraksi denagan Masyarakat dan memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan tempat mereka ditempatkan. Dari sinilah mahasiswa diuji kemampuannya dalam bekerja sama, komunikasi, memecahkan masalah, serta membuat kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Kenagarian Kubang, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan bidang pendidikan menjadi salah satu dalam mengembangkan kreativitas anak. Salah satu kemampuan yang perlu dilatih sejak dini adalah kemampuan menulis. Namun dalam praktiknya banyak siswa sekolah dasar yang masih kesulitan dalam menuangkan ide menjadi cerita yang utuh bingung menentukan tokoh, latar, alur hingga akhir cerita serta keberanian dalam menyampaikan gagasan yang didapatkan.
Menulis bukan sekedar keterampilan tetapi cara seseorang menyampaikan ide gagasan, pengalaman, pengetahuan, dan perasaan melalui rangkaian kata-kata. Bagi anak-anak menulis menjadi latihan berpikir yang teratur mulai dari menentukan ide, memilih kata yang tepat, menyusun kalimat, hingga merangkai gagasan agar lebih mudah dipahami orang lain. Kemampuan ini sering kali hanya dilatih dalam bentuk menjawab soal atau menulis kalimat sederhana, tanpa memberi ruang bagi anak untuk berimajinasi dan menghasilkan sebuah karya. Ketika diminta menuliskan cerita banyak siswa yang kebingungan seperti ide di kepala terasa banyak akan tetapi sulit dituangkan dalam kata-kata.
Berdasarkan permasalahan tersebut dilaksanakan program kerja individu “Menulis Kreatif: Certitaku Imajinasiku” sebagai salah satu kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 2 Universitas Andalas. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 42 Kubang dengan melibatkan siswa kelas 5 dalam dua kali pertemuan.
Pertemuan pertama dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026. Pengenalan kepada siswa tentang menulis kreatif, diajak memahami bahwa ide cerita bisa datang dari hal-hal sedeharna seperti pengalaman bermain, suasana rumah, kegiatan sekolah, liburan, serta imajinasi pribadi siswa. Mereka juga diberikan pemahaman pada unsur-unsur cerita, yaitu tokoh, alur, latar, dan amanat ini sebagai kerangka untuk menyusun cerita. Sesi tanya jawab berlangsung dan siswayang berani menyampaikan gagasan diberi apresiasi berupa snack kecil untuk memancing keberanian anak-anak berbicara dan berbagi imajinasi di depan teman-temannya. Saetelah itu siswa mulai mempraktikkan menulis ide dengan pendampingan langsung.
Pada pertemuan kedua 25 Juli 2026 kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman tiga tulisan terbaik yang dinilai berdasarkan kreativitas dan pengembangan cerita yang mereka buat. Ketiga siswa terpilih menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas hasil tulisan karya yang mereka buat. Penghargaan tersebut mendapatkan sambutan antusias dari siswa dan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis mereka.
Dari kegiatan ini terlihat bahwa anak-anak mulai menyadari cerita bisa lahir dari hal-hal kecil di sekitar lingkungan mereka. Unsur-unsur cerita membantu siswa yang sebelumnya masih bingung dalam memulai tulisan. Meskipun sebagian siswa masih memerlukan pendampingan dalam mengembangkan alur cerita. Selain itu, suasana belajar santai dan pemberian apresiasi pada setiap tahap membuat siswa lebih berani untuk mencoba dan mengembangkan ide tanpa takut melakukan kesalahan.
Program ini menghasilkan Kumpulan cerita karya siswa kelas 5 SDN 42 Kubang dengan berbagai tema. Kegiatan diharapkan dapat dilanjutkan secara rutin melalui kelas menulis atau dengan mengumpulkan karya siswa menjadi sebuah kumpulan cerita sederhana. Dengan adanya kegiatan tersebut siswa dapat selalu mengembangkan kreativitas, kemampuan menulis, keberanian dalam menuangkan ide, dan pengalaman ke dalam bentuk tulisan.
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.













