JAKARTA, IINC TIMES — Mahasiswa KKN Angkatan 79 Desa Mangindara, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar menyelenggarakan Festival Islami sebagai salah satu program kerja di bidang keagamaan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mangindara pada Jumat (18/9/2026) di Masjid Jami Nurul Taqwa, Bontoa Utara.
Festival Islami ini diselenggarakan sebagai wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan di bidang keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih keberanian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri melalui berbagai perlombaan.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 18–20 September 2026, dengan tiga cabang perlombaan yang terdiri atas lomba doa harian, praktik salat, dan pildacil.
Pada hari pertama, Jumat (18/9/2026), dilaksanakan lomba doa harian yang bertempat di Masjid Nurul Falah, Dusun Mangindara, dan Masjid Jami Nurul Taqwa, Bontoa Utara. Perlombaan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta dalam menghafal dan melafalkan doa-doa yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Sabtu (19/9/2026) dengan lomba praktik salat yang dilaksanakan di kedua masjid tersebut. Para peserta menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan gerakan dan bacaan salat sesuai dengan tata cara yang telah dipelajari.
Selanjutnya, pada Minggu (20/9/2026), kegiatan diakhiri dengan lomba pildacil yang juga dilaksanakan di Masjid Nurul Falah dan Masjid Jami Nurul Taqwa. Perlombaan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk melatih keberanian berbicara di depan umum serta menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui ceramah singkat.
Kepala Desa Mangindara memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Islami yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi mereka dalam bidang keagamaan.
> “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk anak-anak karena tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih aktif belajar tentang agama. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus mengembangkan potensi mereka,” ujar Kepala Desa Mangindara.
Pelaksanaan Festival Islami mendapat antusiasme dari anak-anak yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan potensi anak dalam bidang keagamaan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Angkatan 79 berharap Festival Islami dapat memberikan pengalaman yang positif bagi anak-anak Desa Mangindara serta mendorong mereka untuk lebih aktif mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.













