LIVE MARKET --:--:--
Memuat data pasar & olahraga...
FLASH INFO
IINC Times: Portal Media Berita Siber Terbuka & Inklusif • Menyajikan Analisis Mendalam, Opini Kritis Mahasiswa, Inovasi Kampus, serta Kabar Pilihan Nusantara & Dunia Terkini
Sub-Kanal:

Berita Utama & Terkini

Kabar Pilihan Lainnya

Kabar Olahraga & Hiburan Pilihan

Semua Berita Terbit (Arsip Publikasi)

Tampilkan:
Halaman 1 dari 1 (0 Data)
Home > Nasional
Nasional

Pesanan Naik, SDM Kurang : Pelajaran Perencanaan SDM dari Studi Kasus PT Mayora Indah Tbk

Tayang: 02 Oktober 2026 23:07 WIB
👁 5.216 Views
Penulis: Ilham Cahyo Saputro  |  Editor: Eko Wirtanto

PT Mayora Indah Tbk bergerak di industri pengolahan makanan dan minuman, dengan produk yang dipasarkan di dalam maupun luar negeri. Setiap lini kegiatannya, mulai dari produksi, pengemasan, distribusi, pemasaran, hingga administrasi, bergantung pada ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

Dalam studi kasus ini, meningkatnya permintaan produk mendorong naiknya kebutuhan produksi. Dampaknya paling terasa di bagian produksi dan pengemasan. Jumlah tenaga kerja yang ada belum sepenuhnya mampu mengimbangi kebutuhan tersebut, sehingga sebagian karyawan menanggung beban kerja lebih besar dan perusahaan harus menambah jam kerja atau lembur demi mengejar target.

Dampak yang Tidak Boleh Dianggap Remeh

Lembur memang solusi cepat, tetapi bukan obat jangka panjang. Jika terus dijadikan andalan, setidaknya ada empat risiko yang mengintai. Pertama, beban kerja karyawan terus menumpuk. Kedua, biaya tenaga kerja membengkak karena upah lembur. Ketiga, kelelahan menurunkan konsentrasi, produktivitas, dan kualitas pekerjaan. Keempat, target produksi justru terancam meleset karena kapasitas tenaga kerja tidak mengikuti laju permintaan.

Menariknya, persoalan ini tidak semata-mata soal jumlah orang. Kompetensi dan ketepatan penempatan karyawan sama pentingnya. Perusahaan bisa saja memiliki cukup karyawan, tetapi tetap kekurangan tenaga yang terampil di posisi yang paling membutuhkan.

Perencanaan SDM: Fondasi Pengambilan Keputusan

Di sinilah perencanaan SDM berperan. Secara sederhana, perencanaan SDM adalah proses sistematis untuk memperkirakan kebutuhan tenaga kerja, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi, lalu menentukan langkah yang tepat untuk memenuhinya. Ia menjadi bahan baku bagi manajemen dalam mengambil keputusan.

Dengan perencanaan yang baik, manajemen tidak perlu langsung merekrut karyawan dalam jumlah besar begitu terjadi kekurangan. Langkah pertama justru menganalisis: berapa tenaga kerja yang tersedia, berapa yang dibutuhkan, posisi mana yang paling kekurangan, dan kompetensi apa yang diperlukan. Dari situ, barulah alternatif solusi disusun dan dibandingkan.

Enam Langkah yang Dapat Ditempuh

Berdasarkan analisis studi kasus, ada enam langkah yang layak dipertimbangkan perusahaan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja:

1.     Analisis kebutuhan tenaga kerja. Bandingkan jumlah karyawan yang tersedia dengan kebutuhan berdasarkan target produksi untuk mengetahui besar kekurangan dan posisi yang paling mendesak.

2.    Optimalkan karyawan internal. Sebelum membuka lowongan, pertimbangkan promosi, mutasi, atau rotasi karyawan yang kemampuannya sesuai. Langkah ini sekaligus membuka jalur pengembangan karier dan menjaga motivasi.

3.    Rekrut secara selektif dan bertahap. Bila tenaga internal tidak mencukupi, perekrutan dilakukan sesuai kebutuhan nyata agar tidak terjadi kelebihan tenaga kerja dan biaya tetap terkendali.

4.    Perkuat pelatihan dan pengembangan. Peningkatan keterampilan membuat produktivitas naik, sehingga sebagian kebutuhan dapat dipenuhi tanpa selalu menambah jumlah karyawan.

5.     Atur pembagian kerja dan batasi lembur. Distribusi tugas yang lebih seimbang dan pengendalian lembur menjaga kesehatan karyawan sekaligus biaya perusahaan.

6.    Manfaatkan teknologi dan lakukan evaluasi berkala. Otomatisasi dapat mengurangi pekerjaan berulang, asalkan diikuti pelatihan. Hasil setiap keputusan perlu dievaluasi lewat indikator seperti produktivitas, jumlah lembur, absensi, kualitas kerja, dan pencapaian target.

Kombinasi, Bukan Satu Jurus

Kesimpulan penting dari kasus ini adalah bahwa tidak ada solusi tunggal. Pendekatan yang paling masuk akal adalah kombinasi: memaksimalkan tenaga internal terlebih dahulu, menambah karyawan baru secara bertahap bila masih kurang, dan secara bersamaan meningkatkan kompetensi agar produktivitas ikut terdongkrak.

Pendekatan ini menjaga keseimbangan antara kebutuhan tenaga kerja, produktivitas, dan biaya operasional. Perusahaan juga terhindar dari jebakan merekrut besar-besaran, yang membawa konsekuensi biaya gaji, pelatihan, dan waktu adaptasi sebelum karyawan baru bekerja optimal.

Penutup: SDM sebagai Mitra Strategis

Pelajaran dari studi kasus ini berlaku luas, tidak hanya bagi perusahaan besar. Bisnis yang tumbuh perlu menyiapkan manusianya sama sungguh-sungguh dengan menyiapkan mesin dan modalnya. Perencanaan SDM yang proaktif membuat perusahaan tidak sekadar bereaksi saat masalah muncul, tetapi siap sebelum kekurangan mengganggu operasional.

Karena itu, fungsi SDM semestinya diposisikan sebagai mitra strategis manajemen, bukan sekadar pelaksana administrasi. Dengan perencanaan yang matang dan evaluasi yang konsisten, perusahaan dapat tumbuh lebih cepat sekaligus lebih sehat.

Catatan redaksi: Artikel ini disusun berdasarkan studi kasus akademik mata kuliah Perencanaan SDM, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang. Pembahasan bersifat analisis dan ilustratif, bukan pernyataan resmi PT Mayora Indah Tbk.

Tentang Penulis : Sabiq Abdurrozaq, Laila Febriana, Muhammad Fatwa, Nadia Estiningtyas, Muhamad Bahtiar • Mahasiswa Manajemen, Universitas Pamulang • Tangerang Selatan, 3 Oktober 2026

Ilham Cahyo Saputro
KonInTime: Ilham Cahyo Saputro
Mahasiswa Manajemen, Universitas Pamulang
Syarat & Ketentuan Penulisan di IINC Times:

Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.

Syarat & Ketentuan Tentang IINC Times Disclaimer
Profil Resmi

Tentang IINC Times

iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun.

Tulisan atau berita yang ada di portal ini merupakan kontribusi dari penulis lepas (freelance contributor / jurnalis warga) dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia melalui platform keterbukaan informasi publik.

PEMBERITAHUAN PENTING & WASPADA OKNUM:
Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan, Kartu Pers, maupun Press ID Card dalam bentuk apa pun.

Visi & Misi

IINC Times hadir sebagai ruang terbuka dan independen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karya literasi mahasiswa, pemikiran akademis, serta liputan daerah tanpa batasan birokrasi yang kaku.

Pedoman & Kebijakan

Pedoman Redaksi & Ketentuan Penulisan

Setiap kontributor, penulis opini, dan pembuat konten yang mempublikasikan karya di iinctimes.com wajib menyetujui dan mematuhi syarat ketentuan redaksi berikut:

1. Hak Cipta dan Keaslian Tulisan

Semua karya yang dikirimkan harus orisinal, bebas plagiasi, dan tidak melanggar hak cipta intelektual pihak mana pun. Segala klaim hak cipta dari pihak ketiga merupakan tanggung jawab penuh penulis naskah.

2. Larangan Konten SARA, Fitnah, dan Hoaks

Konten tidak boleh memuat ujaran kebencian, diskriminasi SARA, pencemaran nama baik, pornografi, informasi menyesatkan/palsu (hoaks), maupun muatan yang melanggar ketentuan hukum di Republik Indonesia.

3. Status Kontributor (KonInTime)

Penulis adalah kontributor independen lepas. IINC Times tidak menerbitkan kartu tanda pengenal pers kepada kontributor dan kontributor dilarang menyalahgunakan nama IINC Times untuk meminta fasilitas, imbalan, atau melakukan intimidasi kepada narasumber.

4. Hak Moderasi dan Klarifikasi

Redaksi berhak menghapus, menyunting tata letak, atau membatalkan penayangan naskah yang menuai sanggahan fakta atau bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan regulasi perundang-undangan.

Pernyataan Hukum

Penyangkalan (Disclaimer)

PEMBERITAHUAN RESMI:
iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers / Press ID Card.

1. Tanggung Jawab Isi Konten

Seluruh opini, naskah rilis, analisis, dan karya tulisan merupakan sudut pandang personal masing-masing kontributor. Tanggung jawab hukum atas isi tulisan berada sepenuhnya pada penulis yang bersangkutan.

2. Tujuan Informasi Umum

Materi yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. IINC Times tidak bertanggung jawab atas segala kerugian material maupun immateriel akibat penggunaan informasi dari situs ini.

3. Tautan Eksternal

Situs ini mungkin menyertakan tautan menuju situs pihak ketiga. IINC Times tidak bertanggung jawab atas keakuratan isi atau kebijakan privasi pada situs-situs eksternal tersebut.

Layanan Redaksi

Hubungi Redaksi IINC Times

Pusat Layanan Media Komunitas • Jakarta, Indonesia
Email Layanan Redaksi & Hak Jawab: redaksi@iinctimes.com

SECURITY GATEWAY

Autentikasi Redaksi

Masukkan password & kode keamanan untuk membuka dashboard.