LIVE MARKET --:--:--
Memuat data pasar & olahraga...
FLASH INFO
IINC Times: Portal Media Berita Siber Terbuka & Inklusif • Menyajikan Analisis Mendalam, Opini Kritis Mahasiswa, Inovasi Kampus, serta Kabar Pilihan Nusantara & Dunia Terkini
Sub-Kanal:

Berita Utama & Terkini

Kabar Pilihan Lainnya

Kabar Olahraga & Hiburan Pilihan

Semua Berita Terbit (Arsip Publikasi)

Tampilkan:
Halaman 1 dari 1 (0 Data)
Home > Mahasiswa - Prestasi
Mahasiswa - Prestasi

Mahasiswa UMY Terpilih Jadi Google Student Ambassador, Rossy Usung Gagasan “One Hour, One Creation”

Tayang: 03 Oktober 2026 22:38 WIB
👁 6.565 Views
Penulis: Eka Windarto  |  Editor: Amirudin

Bagi sebagian orang, mengenalkan kecerdasan buatan cukup dengan menjelaskan bagaimana teknologi itu bekerja. Namun, Rossy Safitri Putra Pratama justru menemukan cara berbeda: membuat orang langsung mencoba dan merasakan manfaatnya.

Gagasan tersebut berawal dari pengalaman Rossy saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Saat itu, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut mengenalkan AI dan Gemini kepada pelajar SMP dan SMA untuk membantu kebutuhan yang dekat dengan keseharian mereka, mulai dari membuat konten promosi sekolah hingga mengembangkan visual untuk kegiatan ekstrakurikuler.

Pengalaman itu kemudian membawanya pada satu pemikiran: AI akan lebih mudah dipahami ketika seseorang tidak hanya diberi tahu manfaatnya, tetapi langsung menggunakannya untuk menyelesaikan sesuatu.

Pemikiran tersebut kini dibawa Rossy ke lingkungan kampus setelah dirinya terpilih sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 2, melalui gagasan yang diberi nama GEMA (Gemini untuk Semua).

Seleksi tersebut diikuti lebih dari 300.000 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Di tengah tingginya antusiasme tersebut, Rossy membawa pendekatan yang tidak berhenti pada pengenalan teknologi, melainkan mendorong mahasiswa menghasilkan karya secara langsung.

Melalui GEMA, Rossy memperkenalkan konsep “One Hour, One Creation” atau satu jam, satu karya.

Konsepnya sederhana. Peserta tidak datang hanya untuk mendengarkan pemaparan mengenai Gemini. Mereka justru membawa satu kebutuhan nyata yang sedang dikerjakan, kemudian mengembangkan kebutuhan tersebut dengan bantuan Gemini dalam waktu satu jam.

“Kebutuhan itu bisa berupa konsep promosi acara, ide konten organisasi, maupun gagasan untuk kegiatan kampus,” ujar Rossy.

Selama sesi berlangsung, mahasiswa diarahkan untuk mengubah ide tersebut menjadi sesuatu yang lebih konkret. Dengan begitu, pengalaman menggunakan AI tidak berhenti sebagai pengetahuan baru, tetapi menghasilkan karya yang dapat langsung digunakan.

Bagi Rossy, pendekatan praktik menjadi penting karena teknologi sering kali terasa jauh ketika hanya diperkenalkan melalui teori.

Ia ingin mahasiswa melihat AI bukan sekadar sebagai teknologi yang sedang berkembang, melainkan sebagai alat yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas mereka di kampus.

“Menurut saya, cara terbaik mengenalkan teknologi bukan dengan mengatakan bahwa teknologi itu bermanfaat, tetapi dengan membiarkan orang merasakan sendiri manfaatnya,” ujarnya.

Pengalaman ketika KKN menjadi titik penting dalam lahirnya gagasan tersebut. Dari berinteraksi langsung dengan pelajar dan melihat bagaimana teknologi dapat membantu mereka menghasilkan sesuatu, Rossy kemudian membawa pendekatan serupa ke lingkungan mahasiswa.

Kini, melalui perannya sebagai Google Student Ambassador 2026 Batch 2, gagasan tersebut mendapatkan ruang yang lebih luas untuk dikembangkan.

Lewat GEMA, Rossy ingin mengajak lebih banyak mahasiswa untuk tidak sekadar mengenal Gemini, tetapi mencoba menggunakannya untuk menjawab kebutuhan nyata yang mereka hadapi.

Dari KKN, sebuah pengalaman sederhana berkembang menjadi sebuah gagasan. Dari gagasan itu, Rossy kini membawa pesan yang lebih besar: teknologi akan terasa berarti ketika seseorang benar-benar menggunakannya untuk menciptakan sesuatu.



Eka Windarto
KonInTime: Eka Windarto
Kontributor IINC Times
Syarat & Ketentuan Penulisan di IINC Times:

Setiap penulis setuju untuk bertanggung jawab atas berita, artikel, opini, atau tulisan apa pun yang mereka publikasikan di IINC Times.

Syarat & Ketentuan Tentang IINC Times Disclaimer
Profil Resmi

Tentang IINC Times

iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun.

Tulisan atau berita yang ada di portal ini merupakan kontribusi dari penulis lepas (freelance contributor / jurnalis warga) dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia melalui platform keterbukaan informasi publik.

PEMBERITAHUAN PENTING & WASPADA OKNUM:
Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan, Kartu Pers, maupun Press ID Card dalam bentuk apa pun.

Visi & Misi

IINC Times hadir sebagai ruang terbuka dan independen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, karya literasi mahasiswa, pemikiran akademis, serta liputan daerah tanpa batasan birokrasi yang kaku.

Pedoman & Kebijakan

Pedoman Redaksi & Ketentuan Penulisan

Setiap kontributor, penulis opini, dan pembuat konten yang mempublikasikan karya di iinctimes.com wajib menyetujui dan mematuhi syarat ketentuan redaksi berikut:

1. Hak Cipta dan Keaslian Tulisan

Semua karya yang dikirimkan harus orisinal, bebas plagiasi, dan tidak melanggar hak cipta intelektual pihak mana pun. Segala klaim hak cipta dari pihak ketiga merupakan tanggung jawab penuh penulis naskah.

2. Larangan Konten SARA, Fitnah, dan Hoaks

Konten tidak boleh memuat ujaran kebencian, diskriminasi SARA, pencemaran nama baik, pornografi, informasi menyesatkan/palsu (hoaks), maupun muatan yang melanggar ketentuan hukum di Republik Indonesia.

3. Status Kontributor (KonInTime)

Penulis adalah kontributor independen lepas. IINC Times tidak menerbitkan kartu tanda pengenal pers kepada kontributor dan kontributor dilarang menyalahgunakan nama IINC Times untuk meminta fasilitas, imbalan, atau melakukan intimidasi kepada narasumber.

4. Hak Moderasi dan Klarifikasi

Redaksi berhak menghapus, menyunting tata letak, atau membatalkan penayangan naskah yang menuai sanggahan fakta atau bertentangan dengan kode etik jurnalistik dan regulasi perundang-undangan.

Pernyataan Hukum

Penyangkalan (Disclaimer)

PEMBERITAHUAN RESMI:
iinctimes.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan di manapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia.

Hati-hati dengan oknum yang mengatasnamakan iinctimes.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers / Press ID Card.

1. Tanggung Jawab Isi Konten

Seluruh opini, naskah rilis, analisis, dan karya tulisan merupakan sudut pandang personal masing-masing kontributor. Tanggung jawab hukum atas isi tulisan berada sepenuhnya pada penulis yang bersangkutan.

2. Tujuan Informasi Umum

Materi yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum dan edukasi. IINC Times tidak bertanggung jawab atas segala kerugian material maupun immateriel akibat penggunaan informasi dari situs ini.

3. Tautan Eksternal

Situs ini mungkin menyertakan tautan menuju situs pihak ketiga. IINC Times tidak bertanggung jawab atas keakuratan isi atau kebijakan privasi pada situs-situs eksternal tersebut.

Layanan Redaksi

Hubungi Redaksi IINC Times

Pusat Layanan Media Komunitas • Jakarta, Indonesia
Email Layanan Redaksi & Hak Jawab: redaksi@iinctimes.com

SECURITY GATEWAY

Autentikasi Redaksi

Masukkan password & kode keamanan untuk membuka dashboard.